Tips Panduan Lengkap Cara beternak Kambing Etawa Agar Sukses

Cara Budidaya Kambing Etawa

Untuk meraih kesuksesan dalam beternak kambing etawa sebenarnya adalah hal yang mudah apabila anda bisa mempersiapkan dan memperhatikan secara tepat dalam penanganan beternak kambing etawa sehingga akan memberikan hasil produksi yang sangat baik, yang dimana akan diambil daging maupun susunya atau sekedar untuk ajang atau kontes kambing untuk mendapatkan hadiah. 

Kambing etawa adalah jenis kambing yang banyak sekali dibudidayakan dan menjadi pilihan orang orang dalam beternak kambing. Kambing Jamnapari atau biasa lebih terkenal dengan kambing etawa merupakan jenis kambing yang berasal dari India.  Beternak kambing etawa merupakan salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan di tanah air terlebih lagi melihat betapa besarnya peluang pasar di tanah air.
Cara Ternak Kambing Etawa
Kambing Etawa Jantan Siap Kawin
Pada umumnya kambing etawa hanya mampu beranak sekitar 3 kali dalam waktu 2 tahun, hal tersebut tentu saja sangat menguntungkan untuk beternak kambing etawa karena sangat cepa untuk membuat keturunan. Dalam sekali lahir kambing etawa mampu melahirkan 1 sampai 4 ekor anak kambing. Dan jika kita melihat permintaan pasar akan daging dan susu kambing di tanah air sangatlah tinggi.  Dengan beternak kambing yang tepat benar fokus dan tertarget akan membuat pemerintah juga dapat memenuhi kebutuhan akan daging dan susu kambing serta berhenti melakukan impor daging dan susu kambing dari negara lain.

Daerah yang sangat banyak membudidayakan kambing etawa adalah daerah jawa tengah dan jawa timur.  Para peternak kambing disana mulai beralih membudidayakan dan menekuni beternak kambing etawa karena peluang dan hasil yang menjanjikan.  Tetapi bagi anda yang ingin mencoba terjun dalam usaha beternak kambing etawa ada beberapa hal penting yang harus anda pelajari sebelum memulai beternak kambing. 

Anda bisa belajar cara merawat dan memilihara kambing etawa untuk beternak kambing kepada para peternak kambing etawa yang sudah lama menggeluti beternak kambing etawa.  Dari situ anda akan diajar cara perawatan pemelihaaan dan segala jenis kendala yang bisa menyerang ternak kambing anda.  Selain itu pada artikel kali ini kami juga akan  memberikan panduan-panduan cara beternak kambing eawa agar sukses dengan pemeliharaan yang benar dan tepat. langsung saja simak dibawah ini :

Tips Penting Cara Ternak Kambing Etawa Dengan Benar

  1. Kambing Etawa merupakan jenis kambing multi produksi sehingga bisa diambil daging, susu atau sekedar untuk kontes kambing, Untuk iu anda tetapkan salah satu tujuan anda dalam memulai ternak kambing.
  2. Cari informasi sebanyak mungkin yang berkaitan tentang Ternak Kambing etawa dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang Ternak Kambing.
  3. Dalam melakukan suatu usaha tentu saja harus bertahap, tidak terkecuali dengan beternak kambing etawa ini. Sehingga pertama tama anda cukup membeli bibit kambing etawa secukupnya tidak perlu banyak-banyak, dengan seiring berjalannya waktu usaha kita sudah mapan dan memiliki pengalamanyang cukup dalam beternak kambing baru kembudian  anda boleh membeli bibit kambing sebanyak yang anda inginkan yang disesuaikan dengan kapasitas kandang kambing yang anda miliki tentunya.
  4. Perhatikan Lokasi kandang kambing yang baik. Lokasi kandang kambing yang baik mencakup seperti suhu, sinar matahari, dll yang juga mampu mempengaruhi perkembangan kambing anda, untuk itu anda bisa bertanya kepada peternak kambing yang sudah berpengalaman. 
  5. Penyediaan obat-obatan dan vitamin untuk menjaga kesehatan kambing atau berjaga jaga apabila ternak kambing anda terserang penyakit. untuk itu anda juga perlu tahu penyakit-penyakit yang biasa menyerang hewan ternak kambing.
  6. Berusaha dan Berdoa
Dari  6 hal diatas tentu anda sudah bisa memahami dan mengerti untuk itu kita lanjutkan pada tahap pelaksanaan memulai usaha ternak kambing. Beternak kambing etawa memiliki beberapa kelebihan yang bisa anda dapatkan dari usia kambing yang cukup panjang sehingga bisa menghasilkan keuntungan bagi anda serta anda bisa membuka sebuah lapangan pekerjaan sendiri di daerah anda sendiri. 

Hal hal penting yang harus diketahui dalam beternak kambing etawa meliputi Persiapan dan pemilihan bibi kambing, pemberian pakan kambing, perawatan kambing etawa. Untuk mencapai kesuksesan dalam usaha beternak kambing tentu saja anda tidak akan pernah lepas dari ketiga hal tersebut. 

Kendala demi kendala pasti akan anda hadapi dalam memulai usaha dalam bidang ternak kambing tetapi jika anda bisa menanganinya dengan baik pasti kendala tersebut bukan menjadi sebuah penghalang bagi anda dalam meraih kesuksesan dalam budidaya kambing etawa. Terlebih lagi dengan ketekukan dan keuletan yang ada jalani dalam pemeliharaan dan perawaan kambing etawa akan memberikan hasil panen yang memuaskan bagi anda dalam beternak kambing etawa.

3 Hal Penting Cara beternak Kambing Etawa Agar Sukses 

1. Persiapan Bibit Ternak Kambing Etawa

Untuk persiapan bibit ini tidak boleh asal dalam memilihnya, bibit yang unggul akan menunjang tingkat hasil produksinya. Untuk itu pada poin ini sebaiknya bibit di haruskan bibit unggul, bibit unggul dapat kita peroleh dari para peternak kambing etawa langsung, dengan catatan peternak yang sudah mempunyai nama dan track record-nya. Hal ini tentunya memiliki kelemahan pada biaya yang kita keluarkan untuk memboyongnya ke kandang kita. Solusi lain adalah dengan membelinya di pasar hewan namun bibit sebaiknya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Kandang Ternak Kambing Etawa
  1. Untuk pejantan paling bagus di usia yang sudah menginjak 1,5 tahun, tulang punggungnya lurus tidak bengkok, tubuhnya besar namun tidak terlalu gemuk, kakinya kokoh, tidak cacat dan nafsu kawin yang tinggi.
  2. Untuk Betina sebaiknya memiliki karakter yang jinak, bentuk kakinya lurus dan kokoh, memiliki berputing susun berjumlah dua buah, tidak gemuk (obesitas ) proporsional, tulang punggung simetris lurus, tumitnya berbentuk cenderung tinggi serta kambing sehat dan tidak ada cacat.

2. Pemberian Pakan ternak Kambing Etawa Yang Benar

Dalam hal memberi pakan Kambing Etawa tidaklah asal-asalan, harus di sesuaikan dengan porsi jumlah usianya karena tidak semua Kambing Etawa membutuhkan kandungan gizi yang sama dalam tubuhnya. Pakan harus sebisa mungkin agar mengandung protein, vitamin, karbohidrat. Pakan juga harus sebisa mungkin bisa di dapatkan dengan harga yang murah agar tidak membebani biaya pakan setiap harinya. 

Pakan juga harus berupa bahan yang dapat di cerna secara mudah oleh Kambing Etawa, di pedesaan para petani yang menjalankan ternak Kambing Etawa mayoritas besar memberi pakan dengan rumput hijau hasil ngarit. Untuk memberi asupan vitamin dan mineral mereka biasanya menyelinginya dengan memberikan kacang-kacangan dan sayur-sayuran.

Hal itu menurut saya kurang maksimal akan pertumbuhan dan pembentukan Kambing Etawa, sekarang sudah jamannya pakan buatan yang terbukti lebih efektif untuk pakan ternak Kambing Etawa atau jenis Kambing lainnya. Cara pembuatan pakan hasil fermentasi bahan-bahan organik dapat Anda pelajari pada artikel berjudul “Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami Efektif Dan Murah Tanpa Ngarit”.

Dalam pembuatan pakan buatan untuk ternak Kambing Etawa tidaklah ada rumus tertentu, tetapi yang saya ketahui dari para peternak Kambing Etawa senior adalah dengan perbandingan antara bekatul dan konsentrat dengan takaran perbandingan 3:1. Selain bahan tersebut, bisa juga dengan cara lainnya campuran antara bekatul, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah dan kapur dengan takaran perbandingan 50% (bekatul) : 25% (bungkil kepala) : 25% (campuran bungkil kacang tanah dan kapur). 

Kambing Etawa sudah dapat bertumbuh dan berkembang untuk membentuk daging jika kita memberikan pakan seperti Saya sebutkan diatas, namun pemberian pakan dari rumput hijau juga perlu untuk selingan agar Kambing Etawa tidak bosan.

Dalam memberikan rumput hijau sebagai selingan tersebut juga ada takaran tersendiri, tidak boleh asal karena dapat menimbulkan obesitas, ingat pakan buatan campuran bahan diatas sangat efektif untuk menggemukkan. Pemberian pakan rumput hijau sebagai selingan adalah dengan 15% berat rumput dari berat badan Kambing Etawa setiap harinya. 

Jika masalah pakan sudah terpenuhi, untuk mempercepat pertumbuhan dan menjaga nafsu makan dapat kita berikan vitamin dan premix. Pemberian sebaiknya sebanyak 2 kali dalam satu hari antara pagi dan sore, dengan itu semua masih kurang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kita juga perlu memberikan air bersih untuk minuman Kambing Etawa, Kambing Etawa membutuhkan 2 liter air bersih setiap harinya, sangat bagus jika air sudah di campur dengan garam beryodium.

3. Penanganan dan Cara Memulai Ternak Kambing Etawa
Cara beternak Kambing Etawa Agar Sukses
Kambing Etawa Beranak
·    Pembuatan kandang, kandang di buat dan di dirikan di lokasi yang tidak boleh asal, kandang harus mendapatkan sinar matahari yang cukup agar kambing tetap sehat. Selain hal tersebut fungsi sinar matahari juga mempercepat pengeringan kotoran pada kandang sehingga akan mencegah terjadinya bakteri jahat yang berujung menjadi penyakit Kambing Etawa.

·  Memaksimalkan perkembangbiakan Kambing Etawa, Kambing jenis ini pada umumnya dapat beranak sebanyak 3 kali dalam 2 tahun, dan tugas kita adalah berusaha untuk memperbanyak perkembangbiakan dengan menghemat waktu. Hal ini dapat di lakukan dengan cara mengawinkan langsung para Kambing betina yang telah mengalami masa birahi. 

   Kambing Etawa ini sudah mencapai kematangan organ (dewasa) setelah 12 bulan, dan sangat bagus jika di kawinkan setelah Kambing matang. Ada juga yang sudah memasuki waktu matang setelahberumur 10 bulan, dan kambing yang akan di kawinkan seharusnya sudah mencapai bobot 50kg. Kambing betina mengalami birahi yaitu sekitar 1-2 hari saja,  dan siklus tersebut hanya akan bertahan dalam 2 atau 3 minggu. 
    
    Tanda birahi pada Kambing Etawa sangatlah mudah, kambing akan terlihat gelisah, mondar mandir dan selalu bersuara (embek-embek), alat vitalnya yang membengkak dan mengeluarkan cairan bening, ekor yang sering di kibaskan, kencing akan lebih sering, dan kambing akan diam bila di naiki sang penjantan.

·  Menjaga pola makan, kambing akan mengandung selama sekitar 5 bulan, setelah melahirkan kemudian menyusui sekitar 2 -3 bulan, di saat proses tersebut kita harus menjaga pola makan, pemberian vitamin, mengontrol gizi yang seimbang serta menjaga kebersihan kandang kambing agar terhindar dari penyakit.

·   Terus meningkatkan hasil produksi (hasil panen), setelah kambing memasuki waktu panen maka tahap selanjutnya adalah meningkatkan hasil produksi dengan cara penanganan ternak kedepannya dengan lebih baik lagi. Hal ini sudah tidak sesulit ternak Kambing Etawa pada saat permulaan karena banyaknya pengalaman yang sudah di dapatkan.


     Hasil produksi kambing etawa tidak hanya daging saja namun susu, kulit, dan bahkan kotorannya juga laku di jual. Untuk itu kita berusaha agar hasil produksi semakin meningkat di setiap panennya.

Ketiga poin penting yang harus kita lakukan jika ingin bergelut di dunia ternak Kambing Etawa sangatlah mudah, jika  semuanya di lakukan dengan secara baik dan benar maka tentunya hasil panen yang akan di dapatkan akan lebih maksimal. Di perlukan ketekunan dan kesabaran dalam usaha ternak Kambing Etawa ini, namun jangan lupa untuk berdoa agar hasil menjadi semakin maksimal. 



Tips Panduan Lengkap Cara beternak Kambing Etawa Agar Sukses Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown